Nama:
Elisabeth iga mawarni faot
No reg:
13115030
Kelas: A
Kesuksesan itu tidak jatuh dari langit
Kesusksesan menurut saya” sesuatu
yang harus di perjuangkan” tanpa
berjuang yang didapatkan pasti nihil. Pada umumnya orang beranggapan bahwa
sukses itu memiliki jabatan tinggi di pemerintahan, memunyai rumah mewah, mobil
yang mahal dan sering melakukan
perjalanan ke luar negeri intinya menjadi orang terkenal dan sangat di hormati
di segani di lingkungan keluarga maupun masyarakat setiap orang memaknai kesuksesan pasti tergantung pada
persepsi masing-masing insan, begitu
jaga pendapat saya tentang kesuksesan. Mengenai kesuksesan tentu tidak lepas dari proses, hasil,
rencana, dan target sayangnya orang hanya menilai dari hasilnya.
Perjalanan hidup saya di mulai dengan
dasar yang sangat sulit di mana yang harus menghadapi moment yang tidak pernah
di lupakan dengan meninggalnya salah satu orang tua saya yaitu Ayah saya yang
sangat sayangi. Sebagai anak ke dua dari
lima bersaudara saya menjadi kakak
tertua sementara di rumah karna menggantikan posisi kakak yang harus bersekolah
di luar daerah dan saya bersekolah di dekat rumah saya. Ibu saya yang hanya
seorang ibu rumah tangga yang baik dengan setia menggurus kami semua. Kehidupan
perekonomian keluarga kami sangat merosot setelah meninggalnya ayah saya,
kesulitan saya didalam pendidikan saya maupun biaya kehidupan sehari-hari
sungguh sangat sulit tapi tidak pernah membuat saya putus asa karna perjuangan
saya harus tetap di lanjutkan keinginan saya setelah lulus dari sekolah
menengah atas saya harus melanjutkan saya mengikuti PMDK yang dilaksanakan di
sekolah dari penguruan tinggi negeri saya berhasil terpilih dari sekolah saya
untuk bisa langsung masuk ke perguruan tinggi tetapi ternyata Tuhan membelokkan
keinginan saya setelah saya berhasil masuk di perguruan tinggi negeri saya
sangat senang karna bisa memberi sedikit
senyuman kepada ibu saya karna bisa masuk di perguruan tinggi negeri. Ternyata
mimpi itu cuman senyum sesaat dan saya harus
kubur dalam-dalam mimpi tersebut, sedih,
jatuh bangun air mata pengorbanan yang saya lakukan dengan belajar sungguh-sungguh
untuk masuk ke perguruan tinggi tidak bisa di lanjutkan karna terkendala biaya pada saat pendaftaran awal.
Saya mulai pesimis dengan masa depan saya,
tapi mencoba untuk tidak terhanyut dalam bayang-bayang suram kehidupan saya sangat mendua berjuang atau pasrah akan keadaan yang sekarang. Akhirnya saya memutuskan untuk
bekerja agar lebih meringankan beban ibu saya. Setelah saya bekerja di sebuah
apotik di daerah tempat tinggal saya setelah setahun bekerja saya tidak cukup
mengumpulkan uang untuk masuk perguruan tinggi kali ini saya benar-benar sudah
tidak bisa berbuat apa-apa sempat saya terpikir lagi untuk tidak memperjuangkan
sesuatu yang sia-sia saya beranggapan bahwa saya mungkin tdak akan pernah bisa
seperti teman-teman yang memiliki orang
tua lengkap dan lebih lancar dalam hal pendidikan sehingga mendapat pekerjaan
yang lebih menjanjikan nantinya. Dengan
semangat dari ibu saya ia selalu mendorong saya untuk semangat dalam
melanjutkan sekolah, mulailah timbul keinginan untuk bekerja lagi tapi saya memilih untuk melamar
pekerjaan di tempat lain. Ternyata Tuhan memberi saya jalan yang baik sehingga
saya mendapatkan pekerjaan kali ini saya lebih serius dalam bekerja lebih
banyak menabung untuk pendidikan. Setelah satu
tahun lebih saya bekerja saya pun berhasil mengumpulkan sedikit demi
sedikit pundi-pundi rezeki dari hasil kerja keras saya dalam kurun waktu
tersebut. Kali ini tekad saya benar-benar sudah bulat saya mulai melangkah
memasuki gerbang univesitas widya mandira kupang dengan hati yang begitu tenang
saya mendaftarkan diri mengikuti prosedur yang ada hingga mengikuti ujian dan
mendapatkan hasil bahwa saya diterima menjadi
bagian dari unwira, rasa bangga atas pencapaian kerja keras dalam kurun
waktu yang lama terbayar sudah inilah keberhasilan terbesar dalam diriku. Bagi
saya kesuksesan tidak pernah jatuh dari langit butuh perjuangan yang dibayar
dengan harga yang sangat mahal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar